Kamis, 14 Mei 2015

makalah sistem periodik unsur_Kimia

kata Pengantar
Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat beliau kami dapat menyusun makalah ini dengan tepat waktu.
Makalah ini kami buat agar siswa lebih paham tentang tabel priodik unsur, jari-jari atom, dan keelektromagnetikan.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pembaca khususnya para siswa. Kami sadar makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Untuk itu kepada guru pembimbing, kami meminta masukannya demi perbaikan pembuatan makalah kami di masa yang akan datang dan mengharapkan kritik dan saran dari pembaca.
Kami ucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu memberikan pengarahan kepada kami, dalam menyusun makalah ini.



Penyusun













       Daftar Isi
Judul
Kata Pengantar ................................................................................................................... i
Daftar isi ............................................................................................................................. ii
Bab I Pendahuluan
1.1 latar belakang ................................................................................................................ 1
1.2 rumusan masalah ........................................................................................................... 2
1.2 tujuan ............................................................................................................................ 2
Bab II Pembahasan
2.1 Tabel Periodik unsur...................................................................................................... 3
2.2 Jari-jari atom ................................................................................................................. 5
2.4  Ionisasi .......................................................................................................................... 6
2.4 Keelektromagnetikan .................................................................................................... 7
2.5 Hubungan tabel  periodik dengan jari-jari atom, Ionisasi, dan Keelektronegatifan         7
Bab III Penutup
Kesimpulan ......................................................................................................................... 9
Saran ................................................................................................................................... 9

Daftar Pustaka .................................................................................................................... 10







BAB I PENDAHULUAN

1.1  Latar belakang
Sangat banyak  macam  unsur ditemukan dalam alam. Sampai saat ini telah dikenalkan 112 buah unsur. Unsur-unsur dapat memiliki sifat-sifat yang mirip atau pun berbeda. Agar lebih mudah mempelajari unsur-unsur yang sangat banyak, dilakukan upaya-upaya pengelompokan unsure-unsur berdasarkan kemiripan sifat-sifatnya.

Dalam makalah ini kami membahas pengelompokan unsur-unsur dalam sistem periodik, perkembangan pengelompokan unsur-unsur, serta keperiodikan sifat unsur-unsur dalam sistem periodik. Keperiodikan sifat unsur-unsur meliputi perubahan secara jari-jari atomenergi ionisasi, afinitas electron, dan keelektromagnetifan unsur-unsur.


















1.2  Rumusan masalah
1)      Apa itu tabel periodik unsur?
2)      Bagaimana bentuk tabel periodik unsur?
3)      Apa itu jari-jari atom?
4)      Apa kaitannya jari-jari atom dengan tabel periodik unsur?
5)      Apa itu ionisasi?
6)      Apa kaitannya Ionisasi dengan tabel periodik unsur?
7)      Apa itu keelektromagnetikan?
8)      Apa kaitannya keelektromagnetikan dengan tabel periodik unsur?

2.2 Tujuan
1)      Mengetahui apa itu tabel periodik unsur
2)      Mengetahui bentuk tabel periodik unsur
3)      Mengetahui apa itu jari-jari atom
4)      Mengetahui hubungan jari-jari atom dengan tabel periodik unsur
5)      Mengetahui apa itu ionisasi
6)      Mengtahui hubungan ionisasi dengan tabel periodik unsur
7)      Mengetahui Apa itu keelektromagnetikan
8)      Mengetahui hubungan keelektromagnetikan dengan tabel periodik unsur












BAB II PEMBAHASAN

A.    Tabel periodik unsur kimia



Tabel periodik unsur-unsur kimia adalah tampilan unsur-unsur kimia dalam bentuk tabel. Unsur-unsur tersebut diatur berdasarkan struktur elektronnya sehingga sifat kimia unsur-unsur tersebut berubah-ubah secara teratur sepanjang tabel. Setiap unsur didaftarkan berdasarkan nomor atom dan lambang unsurnya.
Tabel periodik standar memberikan informasi dasar mengenai suatu unsur. Ada juga cara lain untuk menampilkan unsur-unsur kimia dengan memuat keterangan lebih atau dari persepektif yang berbeda.

1.      Penjelasan struktur tabel periodik
1s
2s 2p
3s 3p
4s 3d 4p
5s 4d 5p
6s 4f 5d 6p
7s 5f 6d 7p
8s 5g 6f 7d 8p
...
Jumlah kulit elektron yang dimiliki atom menentukan periode atom tersebut. Setiap kulit memiliki beberapa subkulit, yang terisi menurut urutan berikut ini, seiring dengan bertambahnya nomor atom:
Berdasarkan hal inilah struktur tabel disusun. Karena elektron terluar menentukan sifat kimia suatu unsur, unsur-unsur yang segolongan umumnya mempunyai sifat kimia yang mirip. Unsur-unsur segolongan yang berdekatan mempunyai sifat fisika yang mirip, meskipun massa mereka jauh berbeda.Unsur-unsur seperiode yang berdekatan mempunyai massa yang hampir sama, tetapi sifat yang berbeda.


2.      Golongan
Kolom dalam tabel periodik disebut golongan. Ada 18 golongan dalam tabel periodik baku. Unsur-unsur yang segolongan mempunyai konfigurasi elektron valensi yang mirip, sehingga mempunyai sifat yang mirip pula.

3.      Periode
Baris dalam tabel periodik disebut periode. Walaupun golongan adalah cara yang paling umum untuk mengklasifikasi unsur, ada beberapa bagian di tabel unsur yang kecenderungan sifatnya secara horisontal dan kesamaan sifatnya lebih penting dan mencolok daripada kecenderungan vertikal.

4.      Periodisitas Sifat Kimia
Nilai utama dari tabel periodik adalah kemampuan untuk memprediksi sifat kimia dari sebuah unsur berdasarkan lokasi di tabel.

5.      Kecenderungan Periodisitas dalam Golongan


Kecenderungan periodisas dari energi ionisasi
Teori struktur atom mekanika kuantum modern menjelaskan kecenderungan golongan dengan memproposisikan bahwa unsur dalam golongan yang sama memiliki konfigurasi elektron yang sama dalam kulit terluarnya, yang merupakan faktor terpenting penyebab sifat kimia yang mirip. Unsur-unsur dalam golongan yang sama juga menunjukkan pola jari-jari atomenergi ionisasi, dan elektronegativitas.

Kecenderungan Periodisasi Periode
Unsur-unsur dalam periode yang sama memiliki kecenderungan dalam jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron dan elektronegativitas. Dari kiri ke kanan, jari-jari atom biasanya menurun. Hal ini terjadi karena setiap unsur mendapat tambahan proton dan elektron yang menyebabkan elektron tertarik lebih dekat ke inti. Penurunan jari-jari atom ini juga menyebabkan meningkatnya energi ionisasi jika bergerak dari urutan kiri ke kanan. Semakin rapat terikatnya suatu unsur, semakin banyak energi yang diperlukan untuk melepaskan sebuah elektron. Demikian juga elektronegativitas, yang meningkat bersamaan dengan energi ionisasi karena tarikan oleh inti pada elektron. Afinitas elektron juga mempunyai kecenderungan, walau tidak semenyolok pada sebuah periode. Logam (bagian kiri dari perioda) pada umumnya memiliki afinitas elektron yang lebih rendah dibandingkan dengan unsur nonmetal (periode sebelah kanan), dengan pengecualian gas mulia.

Tabel periodik pada mulanya diciptakan tanpa mengetahui struktur dalam atom: jika unsur-unsur diurutkan berdasarkan massa atom lalu dibuat grafik yang menggambarkan hubungan antara beberapa sifat tertentu dan massa atom unsur-unsur tersebut, akan terlihat suatu perulangan atau periodisitas sifat-sifat tadi sebagai fungsi dari massa atom. Orang pertama yang mengenali keteraturan tersebut adalah ahli kimia Jerman, yaitu Johann Wolfgang Döbereiner, yang pada tahun 1829 memperhatikan adanya beberapa triade unsur-unsur yang hampir sama.
Beberapa triade
Unsur
Massa atom
Kepadatan
Klorin
35,5
0,00156 g/cm3
Bromin
79,9
0,00312 g/cm3
Iodin
126,9
0,00495 g/cm3
Kalsium
40,1
1,55 g/cm3
Stronsium
87,6
2,6 g/cm3
Barium
137
3,5 g/cm3



B.     Jari-jari atom

Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom sampai kulit elektron terluar. Dalam satu golongan dari atas kebawah jari – jari atom semakin besar. Dalam satu periode dari kiri ke kanan, jari-jari atom semakin kecil
Penjelasan :
Dalam satu golongan dari atas ke bawah, kulit atom bertambah (ingat jumlah kulit=nomo periodik), sehingga jari-jari atom juga bertambah besar.
Dari kiri ke kanan, jumlah kulit tetap tetapi muatan inti (nomor atom) dan jumlah elektron pada kulit bertambah. Hal tersebut mengakibatkan gaya tarik-menarik antara inti dengan kulit elektron semakin besar sehingga jari-jari atom makin kecil.





C.    Ionisasi
Energi ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan untuk melepaskan elektron dari suatu atom netral dalam wujud gas. Energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron kedua disebut energi ionisasi adalah energi ionisasi pertama
Dapat disimpulkan keperiodikan energi ionisasi sebagai berikut:
Dalam satu golongan dari atas ke bawah energi ionisasi semakin berkurang
Dalam satu golongan dari kiri kekanan energi ionisasi cendrung bertambah.
Kecendrungan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
Dari atas kebawah dalam satu golongan jari-jari atom bertambah sehingga daya tarik inti terhadap elektron terluar semakin kecil. Elektron semakin mudah dilepaskan dan energi yang diperlukan untuk melepaskan makin kecil.
Dari kiri kekanan dalam satu periode, daya tarik inti terhadap elektron semakin besar sehingga elektron semakin sukar dilepas. Energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron tentunya semakin besar.

D.    Keelektronegatifan

Adalah suatu bilangan yang menyatakan kecendrungan suatu unsur menarik elektron dalam suatu molekul senyawa.
Dalam satu golongan dari atas kebawah ke elektronegatifan semakin berkurang
Dalam satu periodik dari kiri ke kanan ke elektronegtifan unsur-unsur semakin bertambah.
Penjelasan :
Tidak ada sifat tertentu yang dapat diukur untuk menentukan / membandingakan kelektronegatifan unsur-unsur.


E.     Hubungan tabel  periodik dengan jari-jari atom, Ionisasi, dan Keelektronegatifan.


·         Hubungan tabel  periodik dengan jari-jari atom:
a.Dalam satu golongan jari-jari atom dari atas ke bawah makin besar. Karena jumlah kulit dari atas ke bawah makin banyak meskipun muatan inti bertambah positif, maka gaya tarik inti terhadap elektron terluar makin lemah.

b. Dalam satu periode jari-jari atom dari kiri ke kanan makin kecil. Meskipun jumlah elektron dari kiri ke kanan bertambah tetapi masih menempati kulit yang sama. Bertambahnya muatan positif dalam inti menyebabkan gaya tarik inti terhadap elektron makin kuat. Akibatnya jari-jari atom makin kecil.

·         Hubungan tabel  periodik dengan Ionisasi
a. Dalam satu golongan energi ionisasi dari atas ke bawah makin kecil, karena jari-jari atom bertambah besar. Meskipun jumlah muatan positif dalam inti bertambah tetapi gaya tarik inti terhadap elektron terluar makin lemah karena jari-jari makin panjang. Akibatnya energi ionisasi makin berkurang.

b. Dalam satu periode energi ionisasi unsur dari kiri ke kanan makin besar. Bertambahnya jumlah muatan positif dalam inti dan jumlah kulit tetap menyebabkan gaya tarik inti makin kuat. Akibatnya energi ionisasi makin bertambah.


·         Hubungan tabel  periodik dengan Keelektronegatifan.
a. Dalam satu golongan keelektronegatifan unsur dari atas ke bawah makin berkurang. Jumlah muatan inti bertambah positif jumlah kulit bertambah maka kemampuan inti untuk menarik elektron menjadi lemah. Akibatnya keelektronegatifan unsur makin lemah.

b. Dalam satu periode keelektronegatifan unsur dari kiri ke kanan cenderung naik. Muatan inti bertambah positif jumlah kulit tetap, menyebabkan gaya tarik inti terhadap elektron makin kuat. Akibatnya kemampuan atom untuk menarik elektron makin besar.



BAB III PENUTUP
      Kesimpulan
Dari pembahasan atas dapat disimpulkan Tabel periodik unsur-unsur kimia adalah tampilan unsur-unsur kimia dalam bentuk tabel dan terdapat 18 golongan dalam tabel periodik baku. Unsur-unsur yang segolongan mempunyai konfigurasi elektron valensiyang mirip, sehingga mempunyai sifat yang mirip.

Tabel periodik unsur ini ditemukan dengan berbagai macam unsur karena adanya berbagai sifat-sifat yang terkandung dalam periodik unsur, sekaligus tabel periodik unsur terdiri dari golongan utama maupun golongan transisi.



Daftar Pustaka :


Keterbukaan

PENGERTIAN KETERBUKAAN
Keterbukaan adalah keadaan yang memungkinkan ketersediaan informasi yang dapat diberikan dan didapat oleh masyarakat luas.
         
MAKNA KETERBUKAAN
           Keterbukaan sangat penting dalam berkomunikasi. Sikap keterbukaan diantara kita akan dapat melancarkan informasi, dan pada akhirnya akan dapat memperkukuh kesatuan dan persatuan bangsa. Dengan keterbukaan itu, kita akan dapat menyerap berbagai kelebihan dan kekurangan yang kita miliki. Dan dengan itu pula kita akan bersikap dan berperilaku mau menghargai perbedaan yang dimiliki oleh orang, kelompok atau suku bangsa lain. Sikap keterbukaan juga akan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Budi pekerti dalam hubungannya dengan penerapan sikap berbudi pekerti luhur, salah satu sasarannya adalah membangun dan menumbuh-kembangkan individu-individu yang berjiwa demokratis.

FUNGSI KETERBUKAAN

ü  Akan memperoleh berbagai informasi sehingga dapat memperkaya pengetahuan.
ü  Dapat meningkatkan sumber daya manusia.
ü  Mampu memberikan, menularkan informasi mengenai hal-hal yang bersifat dapat memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa.
ü  Mampu menghalau dan mengantisipasi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
ü  Memungkinkan adanya kebiasaan berdialog, baik antara suku bangsa, golongan, aliran maupun agama.
ü  Dapat membentuk forum permusyawaratan baik antara suku bangsa, golongan, aliran maupun agama.
ü  Menghindarkan diri dari fitnah dan berprasangka negatif.




 CIRI-CIRI KETERBUKAAN
o   Demokratis
o   Berkeadilan
o   Musyawarah dan mufakat
o   Berpikir luas dengan hati yang terbuka
o   Berani mengakui kesalahan
      

BEGAL

begal adalah sekomplotan penjahat yang sedang maraknya dibicarakan di semua kalangan dan belakangan ini begal telah meresahkan masyarakat luas karena keberadaanya sudah mulai menyebar di semua daerah kususnya di Indonesia.

Begal yaitu dapat didefinisikan sebagai perampok,perampas. begal sering beaksi pada malam hari sampai menjelang pagi. Mereka sengaja berdiam doi wilayah yang ramai dilewati orang-orang sehingga memungkinkan ia dapat merampas sesuatu milik orang tersebut dengan mengancam menggunakan senjata tajam yaitu salah satunya pisau. 

Kamis, 16 April 2015

Karangasem




 Karangasem adalah kabupaten bagian bali timur dan merupakan kabupaten ke 7 di bali. Karangasem memiliki banyak sekali obyek wisata yang tak kalah menariknya dari kabupaten lainnya yang berada di bali.
Karangasem terkenal akan berbagai kebudayaan,tempat wisata dan keindahan pantainya. Karangasem memiliki banyak desa wisata salah satunya adalah AMED yang berada di Kecamatan Abang Karangasem . Amed  sangat terkenal akan temap wisatanya yang sangat indah,Hotel yang megah, dan Pantainya yang sangat mempesona membuat para wisatawan asing maupun domestik.
Karangasem juga mempunyai sebuah bangunan bersejarah peninggalan Raja Karangasem yang bernama Anak Agung Ketut Anglurah Karangasem. Tempat tersebut yaitu Taman Sukasada Ujung. Dilihat dari namanya sudah terpampang jelas Taman Sukasada tersebut berada di Desa Ujung.  Tempat ini sangat ramai di kunjungi bukan hanya wisatawan asing dan domestik bahkan masyarakat daerah sekitarpun ikut meramaikan tempat tersebut. Tempat itu bukan hanya digunakan tempat wisata tapi masyarakat sekitar sering berkunjung kesana untuk berolahraga karena daerah tersebut sangat luas dan bisa di pakai untuk sarana olahraga lari (jogging).
Daerah karangasem bagian barat juga terdapat desa sejarah yang bernama Tenganan. Desa tersebut merupakan desa yang memiliki kebudayaan khas dan terkenal yaitu geret pandan. Geret pandan merupakan tradisi  masyarakat tenganan yang sangat terkenal.
Karangasem memiliki sangat banyak kebudayaan dan tempat wisata dan sampai saat ini karangasem tetap termasuk menjadi tempat wisata favorit wisatawan mancanegara maupun domestik.

Rabu, 08 April 2015



BUNGA TERATAI AIR
yaitu tanaman air yang tumbuh di lumpur pada kolam yang dangkal, dan ladang yang basah.Bunga Teratai sendiri berbentuk besar dan menarik dengan banyak kelopak. Berwarna cenderung pink kemerah-merahan, atau putih. Benangsarinya berwarna kuning dan memenuhi bagian kelopak. Bunga ini disucikan dalam agama Budha dan Hindu.
Akarnya merupakan akar Rimpang dimana ia menancap dengan kuat di dalam lumpur dibawah permukaan air
Daunnya  berbentuk lembaran dan lebarnya dapat mencapai 90 cm. Mereka mengapung atau menonjol diatas permukaan air.
Dapat tumbuh pada ketinggian hingga 6 meter, tergantung pada kedalaman air. Semua bagian dari tanaman teratai ini dapat dimakan.

Manfaat
Teratai yang ditanam di kolam digunakan sebagai bahan makanan, sebagai bunga persembahan juga sebagai tanaman hias.

Drama Kesusastraan Bali Dalam Rangka Perayaan Kesanga Di Daerah Karangasem


Mabalih Ogoh-Ogoh

Dina rahina Kesanga tiang mabalih ogoh-ogoh sareng timpal tiang sane mewasta Indah.  Tiang mabalih ogoh-ogoh nenten ja asiki tongos manten, apang tiang molihan ogoh-ogoh ane becik lan patut anggen tiang tugas. Dinane punika liu sajan anake mabalih ogoh-ogoh. Tongos kapertama tiang mabalih ring Padangkerta.

Indah   :” Serik, becik-becik sajan ogoh-ogohe mangkin. Wenten megenep rupa, wenten rangda,celuluk lan sane lianan.”
Serik    “Beneh sajan nika ndah. Makasami melah-melah cingakin tiang, jeg kanti bingung lakar ane ecen tiang foto, makesamian becik-becik niki.”
Indah   :”tiang masih bingung srik. Jeg make samian pun foto tiang”
Serik    :”Nggih jeg foto-foto manten pun ndah, nyaan punduhang. ane ecen ye patutne anggon, nika pun anggon, mangkin jeg punduhang dadiang abesik”
Indah   : “niki cingakin serik. Ogoh-ogohe antik pisan, jeg wenten ogoh-ogoh Selfie mangkin”
Serik    :”Wih sajan. Melah gati.. Kaden tiang irage doen bisa selfie, mangkin jeg wenten masi ogoh-ogoh gaya selfie
Indah   :”sajan nike rik. Angob tiang nyingakin”(sambilange kedek)


Tusing kerasa galahe sampun ngedas peteng, ogoh-ogohe sampun samian memargi. Ngelaut tiang nyemak motor lan  memargi sareng indah ke kota daerah Pekandelan. Sakewale wenten macet nanging titiang sampun uning margi sane nenten molihang macet. Saneked tiang di pekandelan, titiang negak padaduanan sareng indah sambilang ngantosang ogoh-ogohe ngaliwat.
Serik    :”Jeg ten kalah masi driki ndah, melah-melah pesan cingak tiang ogoh-ogohe driki”
Indah   :”Sajan, Antos driki rik, tiang lakar moto.” (maseriut bangun)
Serik    :”mih, punang kalaine tiang ndah.  Anake ane nganggon topeng serem nike jeg tiang tolihe care lakar mai”(malaib)
Indah   :”Kenapi rik? Punang nake ngenahang takut kenten”
Ngelaut anak ane nganggen topeng punika makecos ka tongos tiang sareng indah. Tiang mengkeb ke tundun indah.
Indah&Serik : Aaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!( Malaib)
Serik    :” mih telah bayun tiange ndah, jeg jail sajan anake nike”
Indah   :”Syukur jantung tiange ten makecos bareng” (kedek)
Serik    :” Nggih, nyaan kal celepang ke ceritane, pang kedek pak yogik mamace tugas tiange”
Indah   :”astungkara pang ten GARING” hahahahaah (sambilange kedek)
Serik    :”hahaha..  Madak pang ten. Kal matrain tiang tugase pang pak yogik nyidaang kedek”
Indah   :”nggih-nggih rik. Mangkin lautang pun ke Tugu Pahlawan mabalih”
Tiang mamargi ka tugu pahlawan.Sateked tiang drika tiang matemu ngajak timpal sekelas tiang sane mawasta Apri. Drika lantas iraga jak telu mapupul mabalih ogoh-ogoh.  Wenten akeh pisan atraksi, wenten sembur api,Pesta Kembang Api, Joged, Gebug Ende miwah sane lianan.
Apri     :” Serik.. Indah..  meriki!”
Serik    :”Yeeh... Apri jegeg.. Sareng sire meriki pri?”
Indah   :”Ampun uli tuni driki pri?”
Apri     :”Tiang sareng paman tiange uli jam 6 sanja tiang sampun driki ngantosang ogoh-ogohe”
Indah   :”Oh Kenten.. Nggih. Lan bareng-bareng mabalih!”
Sedeng sekene mebaalih ogoh uli joh tiang sampun nepukin anak ane mapakean putih. Yening anake sai ngoraang nika mawasta pocong. Sakewala nika wantah pocong-pocongan kemanten.  Nanging tiang takut nyingakin. Adeng-adeng iraga jak telu nyeliap nyeliep ngelidin pocong punika akeh pisan anak cerik-cerik nangis nyingakin pocong punika. Aselieban pocong-pocongan punika sampun joh, titiang mamargi katongos mabalih ane malunan, sagetan jeg nengok bapak-bapak sane mapayas cara i Lolak. Nganggen Make Up nyinayang sekadi Badut. Nika dados kakedekan, titiang anggene gae ring bapake punika, tagihina nomber HP sakewala nganggen bahasa isyarat  tiang sareng  timpal-timpal maberiak kedek nyingakin tingkah bapake punika.
Apri     :”Lucu sajan tingkah bapake nika” (sambilanga kedek ngelkel)
Serik    :”Beneh sajan pri, pepayasane jeg antik pesan”
Indah   :”Tiang makita pesan mapoto sareng bapake nika, sakewala tiang ten bani”
Nenten kerasa galahe sampun wengi pesan.  Yening sampun sareng timpal-timpal galahe serasa enggal pesan memargi. Sagetan sampun rauh ogoh-ogoh sane paling siduri punika ogoh-ogoh ring banjar ISWARA(CELUK NEGARA) sane dadi pemuput rahina pengerupukan puniki.