kata Pengantar
Puji
Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat
beliau kami dapat menyusun makalah ini dengan tepat waktu.
Makalah
ini kami buat agar siswa lebih paham tentang tabel priodik unsur, jari-jari
atom, dan keelektromagnetikan.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan
yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pembaca khususnya para
siswa. Kami sadar makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna.
Untuk itu kepada guru pembimbing, kami meminta masukannya demi perbaikan
pembuatan makalah kami di masa yang akan datang dan mengharapkan kritik dan
saran dari pembaca.
Kami ucapkan terimakasih kepada pihak-pihak
yang telah membantu memberikan pengarahan kepada kami, dalam menyusun makalah
ini.
Penyusun
Daftar
Isi
Judul
Kata
Pengantar ................................................................................................................... i
Daftar
isi ............................................................................................................................. ii
Bab
I Pendahuluan
1.1
latar belakang ................................................................................................................ 1
1.2
rumusan masalah ........................................................................................................... 2
1.2
tujuan ............................................................................................................................ 2
Bab II Pembahasan
2.1
Tabel Periodik unsur...................................................................................................... 3
2.2
Jari-jari atom ................................................................................................................. 5
2.4 Ionisasi
.......................................................................................................................... 6
2.4
Keelektromagnetikan .................................................................................................... 7
2.5
Hubungan tabel periodik dengan jari-jari
atom, Ionisasi, dan Keelektronegatifan 7
Bab
III Penutup
Kesimpulan
......................................................................................................................... 9
Saran
................................................................................................................................... 9
Daftar
Pustaka .................................................................................................................... 10
BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar
belakang
Sangat banyak macam unsur ditemukan dalam alam.
Sampai saat ini telah dikenalkan 112 buah unsur. Unsur-unsur dapat memiliki
sifat-sifat yang mirip atau pun berbeda. Agar lebih mudah mempelajari
unsur-unsur yang sangat banyak, dilakukan upaya-upaya pengelompokan
unsure-unsur berdasarkan kemiripan sifat-sifatnya.
Dalam makalah ini kami membahas pengelompokan unsur-unsur dalam sistem
periodik, perkembangan pengelompokan unsur-unsur, serta keperiodikan sifat
unsur-unsur dalam sistem periodik. Keperiodikan sifat unsur-unsur meliputi
perubahan secara jari-jari atomenergi ionisasi, afinitas electron, dan
keelektromagnetifan unsur-unsur.
1.2
Rumusan
masalah
1) Apa
itu tabel periodik unsur?
2) Bagaimana
bentuk tabel periodik unsur?
3) Apa
itu jari-jari atom?
4) Apa
kaitannya jari-jari atom dengan tabel periodik unsur?
5) Apa
itu ionisasi?
6) Apa
kaitannya Ionisasi dengan tabel periodik unsur?
7) Apa
itu keelektromagnetikan?
8) Apa
kaitannya keelektromagnetikan dengan tabel periodik unsur?
2.2 Tujuan
1) Mengetahui
apa itu tabel periodik unsur
2) Mengetahui
bentuk tabel periodik unsur
3) Mengetahui
apa itu jari-jari atom
4) Mengetahui
hubungan jari-jari atom dengan tabel periodik unsur
5) Mengetahui
apa itu ionisasi
6) Mengtahui
hubungan ionisasi dengan tabel periodik unsur
7) Mengetahui
Apa itu keelektromagnetikan
8) Mengetahui
hubungan keelektromagnetikan dengan tabel periodik unsur
BAB
II PEMBAHASAN
A.
Tabel
periodik unsur kimia
Tabel periodik
unsur-unsur kimia adalah
tampilan unsur-unsur
kimia dalam bentuk
tabel. Unsur-unsur tersebut diatur berdasarkan struktur elektronnya sehingga sifat
kimia unsur-unsur
tersebut berubah-ubah secara teratur sepanjang tabel. Setiap unsur didaftarkan berdasarkan nomor
atom dan lambang unsurnya.
Tabel periodik standar
memberikan informasi dasar mengenai suatu unsur. Ada juga cara lain untuk menampilkan unsur-unsur kimia dengan memuat
keterangan lebih atau dari persepektif yang berbeda.
1.
Penjelasan struktur tabel periodik
1s
2s 2p
3s 3p
4s 3d 4p
5s 4d 5p
6s 4f 5d 6p
7s 5f 6d 7p
8s 5g 6f 7d 8p
...
|
Jumlah kulit elektron yang dimiliki atom
menentukan periode atom tersebut. Setiap kulit memiliki beberapa subkulit, yang
terisi menurut urutan berikut ini, seiring dengan bertambahnya nomor atom:
Berdasarkan hal
inilah struktur tabel disusun. Karena elektron terluar menentukan sifat kimia
suatu unsur, unsur-unsur yang segolongan umumnya mempunyai sifat kimia yang
mirip. Unsur-unsur segolongan yang berdekatan mempunyai sifat fisika yang
mirip, meskipun massa mereka jauh
berbeda.Unsur-unsur seperiode yang berdekatan mempunyai massa yang hampir sama,
tetapi sifat yang berbeda.
2.
Golongan
Kolom dalam tabel
periodik disebut golongan. Ada 18 golongan dalam
tabel periodik baku. Unsur-unsur yang segolongan mempunyai konfigurasi elektron valensi
yang mirip, sehingga
mempunyai sifat yang mirip pula.
3.
Periode
Baris dalam tabel
periodik disebut periode. Walaupun golongan
adalah cara yang paling umum untuk mengklasifikasi unsur, ada beberapa bagian
di tabel unsur yang kecenderungan sifatnya secara horisontal dan kesamaan
sifatnya lebih penting dan mencolok daripada kecenderungan vertikal.
4.
Periodisitas Sifat Kimia
Nilai utama dari
tabel periodik adalah kemampuan untuk memprediksi sifat kimia dari sebuah unsur
berdasarkan lokasi di tabel.
5.
Kecenderungan Periodisitas dalam Golongan
Teori struktur
atom mekanika kuantum modern menjelaskan kecenderungan golongan
dengan memproposisikan bahwa unsur dalam golongan yang sama memiliki
konfigurasi elektron yang sama dalam kulit terluarnya, yang merupakan faktor
terpenting penyebab sifat kimia yang mirip. Unsur-unsur dalam golongan yang
sama juga menunjukkan pola jari-jari
atom, energi ionisasi, dan elektronegativitas.
Kecenderungan
Periodisasi Periode
Unsur-unsur
dalam periode yang sama memiliki kecenderungan dalam jari-jari atom, energi
ionisasi, afinitas elektron dan elektronegativitas. Dari kiri ke kanan,
jari-jari atom biasanya menurun. Hal ini terjadi karena setiap unsur mendapat
tambahan proton dan elektron yang menyebabkan elektron tertarik lebih dekat ke
inti. Penurunan jari-jari atom ini juga menyebabkan meningkatnya energi
ionisasi jika bergerak dari urutan kiri ke kanan. Semakin rapat terikatnya
suatu unsur, semakin banyak energi yang diperlukan untuk melepaskan sebuah
elektron. Demikian juga elektronegativitas, yang meningkat bersamaan dengan
energi ionisasi karena tarikan oleh inti pada elektron. Afinitas elektron juga
mempunyai kecenderungan, walau tidak semenyolok pada sebuah periode. Logam
(bagian kiri dari perioda) pada umumnya memiliki afinitas elektron yang lebih
rendah dibandingkan dengan unsur nonmetal (periode sebelah kanan), dengan
pengecualian gas mulia.
Tabel periodik pada
mulanya diciptakan tanpa mengetahui struktur dalam atom: jika unsur-unsur
diurutkan berdasarkan massa
atom lalu dibuat grafik
yang menggambarkan hubungan antara beberapa sifat tertentu dan massa atom
unsur-unsur tersebut, akan terlihat suatu perulangan atau periodisitas sifat-sifat
tadi sebagai fungsi dari massa atom. Orang pertama yang mengenali keteraturan
tersebut adalah ahli kimia Jerman, yaitu Johann Wolfgang Döbereiner, yang pada tahun 1829 memperhatikan adanya beberapa triade unsur-unsur
yang hampir sama.
Beberapa triade
|
||
Unsur
|
Massa atom
|
Kepadatan
|
Klorin
|
35,5
|
0,00156 g/cm3
|
Bromin
|
79,9
|
0,00312 g/cm3
|
Iodin
|
126,9
|
0,00495 g/cm3
|
Kalsium
|
40,1
|
1,55 g/cm3
|
Stronsium
|
87,6
|
2,6 g/cm3
|
Barium
|
137
|
3,5 g/cm3
|
B.
Jari-jari
atom
Jari-jari atom adalah jarak dari inti
atom sampai kulit elektron terluar. Dalam satu golongan dari atas kebawah jari
– jari atom semakin besar. Dalam satu periode dari kiri ke kanan, jari-jari
atom semakin kecil
Penjelasan :
Dalam satu golongan dari atas ke bawah,
kulit atom bertambah (ingat jumlah kulit=nomo periodik), sehingga jari-jari
atom juga bertambah besar.
Dari kiri ke kanan, jumlah kulit tetap
tetapi muatan inti (nomor atom) dan jumlah elektron pada kulit bertambah. Hal
tersebut mengakibatkan gaya tarik-menarik antara inti dengan kulit elektron
semakin besar sehingga jari-jari atom makin kecil.
C.
Ionisasi
Energi ionisasi adalah energi minimum
yang diperlukan untuk melepaskan elektron dari suatu atom netral dalam wujud
gas. Energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron kedua disebut energi
ionisasi adalah energi ionisasi pertama
Dapat
disimpulkan keperiodikan energi ionisasi sebagai berikut:
Dalam satu golongan dari atas ke bawah
energi ionisasi semakin berkurang
Dalam satu golongan dari kiri kekanan
energi ionisasi cendrung bertambah.
Kecendrungan
tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
Dari atas kebawah dalam satu golongan
jari-jari atom bertambah sehingga daya tarik inti terhadap elektron terluar
semakin kecil. Elektron semakin mudah dilepaskan dan energi yang diperlukan
untuk melepaskan makin kecil.
Dari kiri kekanan dalam satu periode,
daya tarik inti terhadap elektron semakin besar sehingga elektron semakin sukar
dilepas. Energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron tentunya semakin
besar.
D.
Keelektronegatifan
Adalah suatu bilangan yang menyatakan
kecendrungan suatu unsur menarik elektron dalam suatu molekul senyawa.
Dalam satu golongan dari atas kebawah ke
elektronegatifan semakin berkurang
Dalam satu periodik dari kiri ke kanan
ke elektronegtifan unsur-unsur semakin bertambah.
Penjelasan :
Tidak ada sifat tertentu yang dapat
diukur untuk menentukan / membandingakan kelektronegatifan unsur-unsur.
E. Hubungan
tabel periodik dengan jari-jari atom,
Ionisasi, dan Keelektronegatifan.
·
Hubungan tabel periodik dengan jari-jari atom:
a.Dalam satu golongan jari-jari atom dari atas ke bawah makin besar. Karena
jumlah kulit dari atas ke bawah makin banyak meskipun muatan inti bertambah
positif, maka gaya tarik inti terhadap elektron terluar makin lemah.
b. Dalam satu periode jari-jari atom dari kiri ke kanan makin kecil. Meskipun jumlah elektron dari kiri ke kanan bertambah tetapi masih menempati kulit yang sama. Bertambahnya muatan positif dalam inti menyebabkan gaya tarik inti terhadap elektron makin kuat. Akibatnya jari-jari atom makin kecil.
·
Hubungan tabel periodik dengan Ionisasi
a. Dalam satu golongan energi ionisasi dari atas ke bawah makin kecil,
karena jari-jari atom bertambah besar. Meskipun jumlah muatan positif dalam
inti bertambah tetapi gaya tarik inti terhadap elektron terluar makin lemah
karena jari-jari makin panjang. Akibatnya energi ionisasi makin berkurang.
b. Dalam satu periode energi ionisasi unsur dari kiri ke kanan makin besar. Bertambahnya jumlah muatan positif dalam inti dan jumlah kulit tetap menyebabkan gaya tarik inti makin kuat. Akibatnya energi ionisasi makin bertambah.
·
Hubungan tabel periodik dengan Keelektronegatifan.
a. Dalam satu golongan keelektronegatifan unsur dari atas ke bawah makin
berkurang. Jumlah muatan inti bertambah positif jumlah kulit bertambah maka
kemampuan inti untuk menarik elektron menjadi lemah. Akibatnya
keelektronegatifan unsur makin lemah.
b. Dalam satu periode keelektronegatifan unsur dari kiri ke kanan cenderung naik. Muatan inti bertambah positif jumlah kulit tetap, menyebabkan gaya tarik inti terhadap elektron makin kuat. Akibatnya kemampuan atom untuk menarik elektron makin besar.
BAB
III PENUTUP
Kesimpulan
Dari pembahasan atas dapat disimpulkan Tabel periodik unsur-unsur kimia adalah
tampilan unsur-unsur
kimia dalam bentuk tabel
dan terdapat 18 golongan dalam tabel periodik baku. Unsur-unsur yang segolongan
mempunyai konfigurasi elektron valensiyang mirip, sehingga
mempunyai sifat yang mirip.
Tabel periodik unsur ini
ditemukan dengan berbagai macam unsur karena adanya berbagai sifat-sifat yang
terkandung dalam periodik unsur, sekaligus tabel periodik unsur terdiri dari
golongan utama maupun golongan transisi.
Daftar Pustaka :
Daftar Pustaka :




Tidak ada komentar:
Posting Komentar